Proyek seni Ambangan menghadirkan performans berupa simulasi kecil medan seni yang dibangun dari penggabungan ide akan performativitas tentang keseharian, praktik artistik (sketsa), residensi, galeri, dan pameran. Keseluruhan simulasi yang dihadirkan pada ruang representasi ini sekaligus menjadi presentasi yang mengutip serakan peristiwa tentang bagaimana sistem medan seni berbasis kolektivitas berlangsung. Ia adalah posisi, tawaran, atau bagian dari kenyataan yang diseleksi dan ditata ulang sedemikian rupa untuk membicarakan konstelasi yang lebih besar hari ini di tataran global. Ia adalah cara untuk membicarakan tentang mutasi-mutasi dalam desain sistem yang kita jalani, yang senantiasa dalam kondisi taksa untuk mampu mempertanyakan banyak versi akan kebenarannya sendiri, dan terus berada pada zona yang ambang.

The idea of Ambangan art project is to present a performance in the form of a small-scale simulation of the art scene, incorporating ideas such as the performativity of daily life, artistic practice (sketching), residency, gallery, and exhibition. The entire simulation presented in this representation space also functions as a presentation that cites a jumble of events that shows how a collective-based art scene system works. It is a position, an offer, or part of reality—selected and reorganized in such a way to discuss a greater constellation on a global scale. It is a means to talk about the mutations in the system design we live in, which is always in an equivocal condition to be able to question many versions of its own truth and to continue to exist in the threshold zone.

PROYEK SENI AMBANGAN – 69 PERFORMANCE CLUB & MILISIFILEM

Tanggal/Date: 13-16 Maret 2020

Lokasi/Location:

Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat

Kurator/Curator:

Anggraeni Widhiasih & Prashasti Wilujeng Putri

Seniman/Artist:

Alifah Melisa, Dini Adanurani, Maria Silalahi, Maria Deandra, Niskala Hapsari Utami, Pingkan Polla, Raras Umaratih

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search